Cara Budidaya Bawang Merah Di Dataran Tinggi Yang Ternyata Mudah Untuk Dilakukan

Posted on

Cara Budidaya Bawang Merah Di Dataran Tinggi Yang Ternyata Mudah Untuk Dilakukan

Budidaya Bawang Merah di Dataran Tinggi – pada artikel kali ini admin akan membahas mengenai cara budidaya bawang merah di dataran tinggi secara lengkap untuk lebih jelasnya Maka langsung saja kita simak ulasan berikut ini secara seksama.

Seperti yang kita ketahui bahwa saat ini harga dari bumbu dapur seperti bawang merah sedang tidak stabil dan itu pun terkadang menyebabkan kesulitan terutama bagi masyarakat yang berada di kalangan ekonomi bawah. Sedangkan tempatnya ada bawang merah tersebut masakan yang diolah akan menjadi kurang sedap.

Oleh sebab itu banyak sekali orang yang membudidayakan serta menjadikan bawang merah ini salah satu komoditas dari pertanian. Tentunya cara menanam atau membudidayakan bawang merah ini mempunyai tingkatan kesulitan tersendiri yang mana tentunya Anda harus secara teliti dan juga kerja keras, untuk menanam bawang merah ini.

Tidak hanya di dapat dijadikan sebagai bahan olahan atau penyedap masakan bawang merah ini juga mengandung nutrisi yang sangat berguna bagi tubuh diantaranya yaitu adalah:

  • Kalium
  • Antiseptic
  • Asam folat
  • Giberelin
  • vitamin C
  • Serat
  • Allin

Banyak manfaat serta kandungan nutrisi yang terdapat pada bawang merah hal ini tentunya sangat baik apabila dikonsumsi dalam jumlah yang cukup setiap harinya. Akan tetapi dikarenakan harganya yang terus meningkat tentunya hal ini menjadi permasalahan yang serius titik dan bagi Anda yang tinggal di daerah dataran tinggi seperti pada daerah pegunungan. Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat anda lakukan dalam budidaya bawang merah di dataran tinggi dengan baik dan benar.

Baca Juga  Langkah Mudah & Sederhana – Budidaya Cengkeh Agar Cepat Panen

Cara Budidaya Bawang Merah di Dataran Tinggi

Pengolahan Lahan Budidaya Bawang Merah di Dataran Tinggi

Tahapan pertama yang harus anda lakukan di dalam budidaya bawang merah di dataran tinggi itu adalah Anda harus memperhatikan lahan serta mengolahnya dengan baik. Hal ini tentunya akan bertujuan supaya bawang bisa tumbuh dengan baik dan juga dapat berkembang dengan maksimal. Berikut ini adalah penjelasannya:

  • Perhatikan dengan terlebih dahulu mengenai kondisi tanah pada lahan Anda apabila tanah pada lahan tersebut cenderung Perhatikan dengan terlebih dahulu mengenai kondisi tanah pada lahan Anda apabila tanah pada lahan tersebut cenderung liat berkerikil ataupun mengandung pasir yang sesuai dengan kontur tanah pada perbukitan maka anda bisa menggunakan mekanisme quick cakar baja Mini.
  • Dalam membuat parit, ukuran dengan terlebih dahulu lahan anda.  kemudian buatlah Parit dengan lebar serta kedalaman yaitu 15 cm dengan menggunakan quick cakar baja mini yang ditambah dengan S ditambah Ridger.
  • Agar dapat mempermudah dalam proses pembuangan tanah galian Parit, maka anda dapat menggunakan Sekop ataupun cangkul.
  • Kemudian setelah itu pecah kan kembali kedalaman lahan tanam tersebut hingga sedalam 20 cm, Hal ini bertujuan agar membuat tangan menjadi terasiring.
  • Lakukan langkah-langkah tersebut dengan berulang-ulang hingga mencapai dalam 60 cm atau lebar 40 cm atau bed 80 sampai 100 cm.
  • Sesudah lahan yang anda gali sudah jadi, maka tahapan yang berikutnya itu adalah dengan melakukan pengukuran terhadap Parit karena tanah sudah menumpuk di area tanam dan mengeras sehingga harus diolah terlebih dahulu.
  • Anda dapat menggemburkan tanah dengan menggunakan sekop ataupun Cangkul dan juga jangan lupa untuk membuat saluran air.
  • Buatlah juga lubang tanam dengan jarak antara 15 sampai 20 cm.

Bibit Bawang Merah

Tentunya Anda harus menyiapkan bibit bawang barang yang berkualitas serta baik agar memperoleh hasil panen yang baik pula. Berikut ini adalah ciri dari bibit bawang merah yang berkualitas dan baik:

  • Ciri dari bibit bawang merah yang siap untuk ditanam itu adalah bibit yang telah disimpan selama 3 bulan.
  • Kemudian Umi pada bibit bawang merah tersebut harus berasal dari tanaman yang sehat dan juga tua yaitu bibit yang dipanen ketika usia 70 sampai 90 hari.
  • Pastikan juga bahwa bibit tersebut mempunyai titik tumbuh yang berupa akar ataupun tunas, hal ini artinya bibit telah siap untuk ditanam.
  • Anda perlu memperhatikan juga mengenai bentuk serta kulit bibit, bibit bawang merah yang baik yaitu mempunyai kulit yang halus dan juga tidak keropos.
  • Pastikan bahwa kulit bibit tersebut benar-benar kering Apabila ada sisa akar dari masa panen maka anda harus membersihkan serta membuangnya.
  • potongan umbi bibit hingga 1 per 4 bagian kemudian dikeringkan untuk mencegah terjadinya proses pembusukan.
  • Berikutnya Anda dapat memasukkan bibit tersebut pada lubang tanam serta tutup lubang tanam dengan menggunakan, sedikit padatkan lubang tersebut supaya tanah tidak mudah terkikis.
Baca Juga  Begini Cara Menanam Empon-Empon dengan Mudah

Perawatan Bawang Merah

  • Anda dapat melakukan proses pemupukan pada bibit dengan sebanyak 2 kali sehari yaitu tepatnya pada pagi dan sore hari pada saat bibit berusia 0 sampai 2 minggu.
  • Yang perlu Anda ketahui yaitu adalah kurangnya dosis pemupukan yaitu sehari cukup sekali sesudah minggu kedua masa tanam hingga panen.
  • Untuk pupuk sendiri anda dapat menggunakan pupuk organik seperti pupuk kompos ataupun pupuk kandang .
  • Disamping itu juga tentunya anda perlu menyiram tanaman, siramlah tanaman sebanyak 2 kali dalam sehari yaitu pada pagi dan sore hari ketika tanaman berusia 0 sampai 2 minggu.
  • Untuk berikutnya Anda dapat melakukan penyiraman sehari sekali yaitu pada sore atau pagi hari.
  • Aku kan juga penyiangan hal ini dengan tujuan yaitu agar dapat menjaga kebersihan, dan juga jangan lupa untuk mengatasi hama ataupun penyakit yang mengganggu tanaman.

Panen Bawang Merah

Berikut ini adalah cara memanen bawang merah pada dataran tinggi:

  • Siapkan alat panen bawang merah seperti sekop, Cangkul, dan juga wadah.
  • Kemudian siangnya secara terlebih dahulu lahan supaya bersih dan Inipun akan mempermudah dalam proses pemanenan.
  • Untuk memanen terdapat dua cara yaitu dengan menggunakan alat seperti sekop ataupun dengan cara mencabutnya secara langsung.
  • Sedangkan apabila anda mencobanya secara langsung maka campuran dengan perlahan kemudian goyangkan tanaman supaya umbi dan daun tidak rusak.
  • Masukkan hasil panen bawang merah Anda ke dalam wadah secara tegak ke atas.
  • Kemudian setelah semua hasil panen terkumpul, potong bagian dari daun serta Sisakan umbinya. bersihkan juga bagian kulit luar bawang.
  • Supaya bisa lebih awet di dalam penyimpanan, maka anda dapat menjemurnya terlebih dahulu selama 3 hari.
  • Sesudah 3 hari, Makassar telah atau pilihlah hasil panen yang akan dijual dan yang akan dikonsumsi sendiri.
Baca Juga  Simak Cara Budidaya Ciplukan Jumbo Yang Sangat Menguntungkan

Demikian artikel kali ini yang menjelaskan mengenai Cara Budidaya Bawang Merah di Dataran Tinggi.  semoga informasi yang diberikan dapat bermanfaat dan juga dapat berguna bagi anda terutama bagi Anda yang ingin memulai budidaya bawang merah di dataran tinggi ini. Sekian dan terima kasih banyak untuk kunjungannya dan selamat mencoba.

                                                                                                                              Baca Juga :