Cara Budidaya Jamur Kuping Di Halaman Rumah

Posted on

Budidaya Jamur Kuping – Dalam hal ini budidaya jamur kuping merupakan jenis usaha yang sebetulnya mudah dan tidak memerlukan lahan yang luas. Kalian bahkan dapat memulainya di halaman rumah kalian tersebut.

Apabila dibandingkan dengan jenis budidaya lainnya, budidaya jamur kuping memang belumlah begitu tenar. Padahal sebetulnya budidaya jamur kuping bisa memberikan keuntungan yang tidak kalah besarnya, lho.

Dan tidak hanya itu dalam segi perawatan jamur kuping juga lebih mudah bila dibandingkan dengan budidaya jamur tiram atau jamur merang.

Tidak punya lahan luas ? dan tidak perlu khawatir, kalian bisa tetap menjalankan budidaya jamur kuping di halaman rumahmu.

Budidaya Jamur Kuping

Nah begini langkah-langkah mudah memulai budidaya jamur kuping di halaman rumah sebagai berikut:

Proses Pembuatan Kumbung

Kumbung atau rumah jamur ialah bagian paling utama dan wajib ada dalam budidaya jamur kuping ataupun jamur lainnya. Kumbung biasa dibuat dinding bamboo dan beratap rumbai atau bamboo.

Dengan memiliki ukuran rata-rata kumbung yang bisa digunakan yakni 12 m x 7 x 3,5 m dan didalamnya terdapat rak-rak penyimpanan bibit jamur dengan jarak antara rak 80 cm.

Bila menggunakan ukuran rata-rata maka kumbung bisa menampung sekitar 5.000 kantong bibit jamur. Dengan ukuran tersebut rak bisa menampung maksimal 10 polybag horizontal dan 20 polybag vertikal.

Pemilihan Bibit Jamur Kuping

Nah setelah kumbung siap digunakan maka selanjutnya kalian bisa mulai memilih bibit terbaik untuk budidaya jamur kuping. Kalian bisa mendapatkan bibit jamur kuping dengan cukup dengan berbagai cara.

Baca Juga  8 Langkah Menanam Lemon Dari Biji Beserta Perawatannya

Nah berikut beberapa pertimbangan yang perlu diperhatikan kala membeli bibit jamur kuping diantaranya yaitu:

  • Belilah bibit jamur kuping langsung di toko bibit ataupun di koperasi tani agar lebih berkualitas dan panen sukses.
  • Bila ingin bibit jamur terbaik, artinya kalian harus langsung membelinya di petani jamur yang sudah terjaga kualitasnya.
  • Bagi pemula sebaiknya belilah bibit jamur berkualitas dengan jenis f4.

Proses Penyemaian Bibit Jamur Kuping

Langkah selanjutnya yang sangat penting dalam proses budidaya jamur kuping ialah proses penyemaian bibit jamur. Sanking pentingnya, tahapan ini tidak boleh dilakukan sembarangan dan harus dengan cara yang tepat.

Nah berikut ini proses yang harus diikuti agar jamur kuping tumbuh dengan cukup baik diantaranya yaitu:

  • Setiap akan mengurusi jamur kuping pastikan tangan steril terlebih dahulu dengan menggunakan alkohol 70%.
  • Untuk menebarkan bibit jamur, kalian bisa menggunakan besi atau kawat sekitar 30 cm yang telah dipanaskan dengan api pembakaran spirtus dan semprot lagi dengan alkohol.
  • Kalian juga bisa menebarkan bibit dengan cara mencelupkannya dengan besi atau kawat ke dalam mulut ring dan kemudian menggoyangkannya secara merata.

Proses Penanaman Bibit Jamur Kuping

Adapun tahap penanaman bibit jamur kuping diantaranya yaitu:

Tahap Persiapan

Media tanam juga jadi aspek penting yang perlu dipersiapkan dengan baik sebelum memulai budidaya jamur kuping. Dan biasanya media tanah terdiri dari 10% bekatul 70% gergaji kayu 2% kapur CaC03 serta air secukupnya.

Agar kualitasnya mencukupi media tanam harus terlebih dahulu difermentasi selama 3-5 hari hingga mencapai suhu sekitar 7 derajat celcius. Dan jangan lupa juga untuk membolak-balik media tanam 2-3 kali per hari dan tunggu hingga warnanya berubah cokelat kehitaman.

Baca Juga  Begini Manfaat Daun Pepaya Untuk Pupuk Dan Cara Menggunakannya

Tahap Pemindahan Media

Untuk langkah selanjutnya pindahkan media tanam ke dalam plastik tahan panas dan bentuk menjadi seperti baglog. Kemudian media tanam disterilkan dengan cara diuap dalam suhu 95-120 derajat Celsius selama 8 jam.

Proses sterilisasi juga perlu dilakukan terhadap bibit jamur agar tidak terkena hama yang merusak pertumbuhan miselium. Setelah jamur ditanam, lanjutkan ke tahap inkubasi yang dilakukan selama 4-8 minggu dalam suhu 28-35 derajat Celsius dengan kelembapan 80 persen.

Tahap Pemindahan Baglog

Dalam pemindahan baglog ke dalam kumbung tidak memerlukan cara atau proses khusus. Namun setelah berpindah ke dalam kumbung baglog harus dilubangi dengan silet yang steril kemudian sirami secara rutin 2-4 kali sehari.

Cara Pengendalian Hama

Biasanya hama menjadi masalah paling pelik yang mengganggu dan merusak budidaya jamur kuping. Oleh karena itu kalian perlu mengantisipasi adanya hama dengan teknik pengendalian hama yang tepat seperti berikut ini:

  • Dengan selalu menjaga kebersihan kumbung.
  • Musnahkan media yang telah terserang hama dan penyakit.
  • Menjaga kebersihan alat-alat inokulasi.
  • Pastikan setiap proses sterilisasi sempurna.
  • Selalu semprot jamur yang telah dipanen dengan pestisida.

Demikianlah pembahasan mengenai Cara Budidaya Jamur Kuping semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat berguna dan bermanfaat bagi kalian, semua terima kasih banyak atas kunjungannya.