7 Cara Dan Tips Budidaya Kelinci Secara Alami Bagi Pemula

Posted on

7 Cara Dan Tips Budidaya Kelinci Secara Alami Bagi Pemula

Budidaya Kelinci Secara Alami – Kelinci adalah salah satu hewan mamalia yang sangat familiar. Bertubuh kecil dan lucu menjadikan kelinci salah satu hewan yang banyak di jadikan sebagai hewan peliharaan. Terlebih, karena termasuk hewan yang jinak dan juga  ramah, banyak anak-anak yang menjadikannya teman bermain saat dirumah atau di kebun.

Ras Kelinci

Secara umum, kelinci bisa dibagi menjadi beberapa jenis. Seperti jenis berdasarkan habitat yang terdiri dari kelinci liar (Lepus Curpaeums) dan kelinci peliharaan (Oryctolagus Cuniculus). Kemudian ada juga kelinci yang berdasarkan panjangnya bulu, serta  ada juga kelinci yang berdasarkan ras yang terdiri dari :

  • Himalayan
  • English Spot
  • Lyon
  • Angora
  • American Chinchilla, dan
  • Dutch
  • Kelinci Jawa (lepus Negricollis)
  • Kelinci Sumatra (Nesolagus Netseherischgel)

Selain digemari karena kejinakannya, ternyata alasan lain orang mulai beternak kelinci juga karena kelinci mempunyai banyak keunggulan tersendiri dibanding beternak hewan yang lain, terutama kelinci pedaging. Karena itulah berikut ini cara-cara budidaya kelinci untuk pemula.

Tidak hanya penikmatnya yang bertambah, kelinci termasuk hewan mamalia yang tingkat reproduksinya cepat. Bahkan sekali melahirkan, seekor kelinci betina dapat melahirkan 8-12 anak kelinci. Inilah kenapa beternak kelinci termasuk salah satu pilihan yang tepat jika anda ingin beternak hewan. Terlebih beternak kelinci bisa dimulai dengan modal yang relatif sedikit. Berikut ini adalah langkah-langkah dalam beternak kelinci.

Kandang Kelinci

Anda memutuskan ingin memulai ternak kelinci dari skala kecil ataupun langsung skala besar, yang harus anda perhatikan di awal adalah ketersediaan kandang. Terlebih apabila anda mempunyai lahan atau tempat yang terbatas. Dan berikut adalah beberapa hal yang perlu anda perhatikan ketika menyediakan kandang bagi kelinci :

Jarak Kandang

Apabila anda beternak kelinci di pekarangan rumah, Jarak kandang dari rumah anda adalah satu hal yang sangat penting untuk di perhatikan. Jangan sampai terlalu dekat dengan dapur atau ruang makan karena faktor kesehatan.

Sama seperti hewan lainnya, kelinci mempunyai masalah kesehatannya sendiri yang dapat menjadi penyakit bagi manusia jika jarak antara keduanya terlalu dekat. Selain itu, faktor cahaya matahari juga sangat berpengaruh terhadap perkembangan kelinci. Jangan sampai jarak yang terlalu dekat dengan rumah menjadikan kandang kelinci tidak memperoleh cahaya matahari yang cukup karena terhalang bangunan rumah.

Besar Kandang

Besarnya kandang sangat berpengaruh bagi perkembangan kelinci. Jangan sampai kandang yang anda siapkan terlalu kecil sehingga menjadikan kelinci tidak leluasa ketika bergerak. Besarnya kandang tentu saja disesuaikan dengan banyaknya kelinci dan luasnya lahan. Biasanya, satu kandang kelinci mempunyai lebar tiga kali ukuran kelinci dengan bentuk memanjang ke belakang.

Baca Juga  Ini Dia - Cara Beternak Kroto  Hanya Bermodal Stoples untuk Pemula

Jenis kandang

Terdapat dua jenis kandang kelinci yang bisa gunakan. Yaitu jenis kandang dengan sistem terbuka dan jenis kandang dengan sistem tertutup. Biasanya, kandang kelinci terbuat dari kayu ataupun bambu. Namun belakangan ini kandang kelinci yang terbuat dari bahan dasar alumunium serta kawat juga semakin mudah ditemui di pasaran.

Yang harus diperhatikan dari jenis kandang yang akan digunakan ini adalah banyaknya kelinci. Apabila anda memutuskan beternak kelinci dalam skala yang cukup besar, maka membuat kandang sendiri adalah pilihan yang bijak karena akan memangkas pengeluaran anda. Kecuali apabila anda ingin beternak dalam sekala kecil, supaya lebih praktis, anda bisa membelinya secara langsung.

Pemilihan bibit kelinci

Secara umum, terdapat dua jenis kelinci didunia ini yaitu, kelinci pedaging dan kelinci hias. Harga jual dari masing-masing kelinci itupun berbeda. Apabila tujuan anda adalah kelinci hias maka anda harus memilih jenis kelinci berbulu panjang. Dan sebaliknya, apabila tujuan anda adalah untuk peternakan dan diambil dagingnya maka anda harus memilih jenis kelinci berbulu pendek. Beberapa kriteria tersebut adalah sebagai berikut :

  • Aktif
  • Tidak nervous
  • Bermata bersih
  • Tidak sakit
  • Terawat
  • Tidak cacat
  • Bulu tidak kusam, dan
  • Fertilitas tinggi

Apabila anda ingin beternak kelinci pedaging, terdapat beberapa kriteria yang harus di miliki kelinci supaya memperoleh hasil yang maksimal.

Cara membedakan jantan dan betina

Membedakan kelinci betina dan juga kelinci jantan bukanlah sesuatu yang sulit untuk dilakukan. Bahkan tidak lebih dari beberapa menit untuk memutuskan kelinci mana yang berjenis kelamin apa. Terdapat beberapa cara yang bisa anda jadikan acuan untuk membedakan kelinci betina dan juga kelinci jantan. Beberapa cara untuk membedakan kelamin kelinci itu adalah sebagai berikut :

 Kelinci Jantan

  • Kepala kelinci jantan lebih mirip dengan balok atau kotak,
  • Ukuran badan lebih kecil dibanding ukuran badan kelinci betina,
  • Berat badan lebih ringan dibanding berat badan kelinci betina,
  • Lebih ramah dan juga bersahabat,
  • Mempunyai tonjolan penis diatas anus,
  • Ketika cuaca panas, biasanya kelinci pejantan akan menunjukan testikel ketika tidur atau duduk,
  • Mempunyai rasa ingin tahu yang besar

Kelinci Betina

  • Kepala kelinci betina lebih mirip dengan bola,
  • Ukuran badan lebih besar di banding ukuran badan kelinci jantan,
  • Berat badan lebih berat dibandingkan dengan berat badan kelinci jantan,
  • Lebih temperamental dibandingkan kelinci jantan,
  • Mempunyai gundukan bercelah diatas anus,

Cara Mengawinkan

Apabila  anda sudah memutuskan tujuan memelihara kelinci, apakah untuk kelinci hias atau ternak untuk kelinci pedaging, dan anda sudah bisa membedakan jenis kelamin kelinci, tahap selanjutnya yang harus anda lakukan adalah mengawinkan kelinci-kelinci tersebut. Meskipun kelinci termasuk hewan mamalia yang proses kembang biaknya lebih cepat dibanding mamalia lainnya,terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum proses kawin dilakukan. Beberapa hal tersebut adalah sebagai berikut :

Baca Juga  Cara Termudah Budidaya Murai Batu Bagi Pemula

Usia

Usia adalah salah satu hal penting yang harus diperhatikan apabila anda ingin mengawinkan kelinci. Usia ideal seekor kelinci kawin adalah 8 bulan. Kurang dari itu, jika dipaksakan, kelinci akan memperoleh gangguan kesehatan. Seperti misalnya apabila kelinci jantan yang belum cukup usia tapi sudah di paksakan kawin, kelinci tersebut secara bertahap akan mengalami gangguan pada pertumbuhan. Tubuh kelinci akan menjadi kerdil. Sama juga halnya dengan kelinci betina yang belum cukup usia akan tetapisudah dikawin. Salah satu resiko yang akan terjadi adalah gagal bunting pada kelinci tersebut.

Tingkah laku

Kelinci yang sudah siap kawin akan terlihat dari tingkah lakunya. Seperti menjadi lebih gelisah dari pada yang biasanya dan sering mendekati kelinci yang berbeda jenis kelamin. Selain itu, kelinci yang sudah siap kawin juga biasanya lebih sering menggosok-gosokkan dagu dan juga bagian vulvanya akan berubah warna menjadi merah jambu. Jika kelinci-kelinci anda sudah memiliki dua tanda diatas, maka anda bisa langsung mengawinkan kedua kelinci tersebut.

Kelinci Hamil

Setelah proses kawin selesai, tidak lama setelah itu kelinci betina akan memasuki proses hamil. Meskipun begitu ada beberapa kelinci hamil yang terkadang tidak dapat terlihat dari bentuk fisiknya akan tetapi bisa terlihat dari sifatnya yang berubah. Beberapa sifat yang bisa anda jadikan acuan seekor kelinci betina hamil atau tidak adalah sebagai berikut :

  • Satu minggu setelah masuk fase kehamilan biasanya kelinci betina mengalami peningkatan porsi makan serta akan terus bertambah seiring waktu.
  • Kelinci betina akan semakin agresif
  • Perut akan semakin membesar. Apabila tidak bisa terlihat secara fisik, anda dapat meraba perut dari kelinci betina tersebut. Jika mempunyai jendolan, itu menandakan kelinci sedang hamil
  • Saat memasuki 2-3 hari sebelum hari kelahiran, kelinci betina biasanya akan membuat sarang untuk anak-anaknya nanti dengan cara mengumpulkan benda-benda menjadi satu.

Kelahiran Anak Kelinci

Memasuki masa kelahiran anak kelinci adalah saat yang penting mengingat terkadang kelinci juga termasuk hewan yang kanibal.

Untuk itu, berikut ini adalah langkah yang harus anda lakukan untuk kelinci yang baru saja lahir:

  • Siapkan tempat yang nyaman untuk anak kelinci yang baru lahir agar dapat terhindar dari dingin, panas, dan juga angin,
  • Jangan biarkan induk kelinci yang baru saja melahirkan kekurangan konsumsi. Karena apabila sampai induk kelinci kekurangan konsumsi, besar kemungkinannya dia akan memakan anak-anaknya sendiri yang baru lahir.
  • Apabila induk kelinci melahirkan anak kelinci yang banyak, besar kemungkinan terdapat anak kelinci yang tidak akan kedapatan susu. Untuk menyiasatinya, anda dapat menitipkan anak kelinci yang tidak dapat susu kepada kelinci betina lainnya agar memperoleh
  • Terdapat beberapa hal yang dapat anda lakukan dalam hal perawatan agar kelinci-kelinci yang anda pelihara atau ternak. Beberapa hal tersebut sangat penting untuk dilakukan mengingat perawatan adalah hal yang utama untuk memperoleh hasil yang maksimal dalam beternak kelinci.
Baca Juga  Dapat Dikonsumsi – Begini Cara Budidaya Belalang Konsumsi

Tips Berternak Kelinci

Berikut ini adalah hal-hal yang perlu diperhatikan dalam cara budidaya kelinci secara alami :

 Makanan

Secara umum, kelinci bisa diberikan makan sayuran atau pelet. Akan tetapi pemberian ini tentu saja tergantung tujuan anda beternak kelinci karena ini menyangkut masalah banyaknya makanan yang harus diberikan. apabila anda beternak kelinci hias, memberikan makanan pelet, karena kebutuhan gizinya lebih seimbang dan terjamin, adalah pilihan terbaik walaupun harganya lebih mahal dibandingkan harga sayuran. Akan tetapi walaupun begitu, harga jual kelinci hias yang tinggi tentu akan menutup biaya pelet tersebut.

Berbeda apabila anda beternak kelinci pedaging dalam jumlah banyak. Sayur sebagai makanan utama adalah lebih bijak karena harganya yang lebih murah dibandingkan dengan harga pelet. Dan tidak hanya sayuran, buah-buah juga dapat dijadikan makanan sampingan bagi kelinci anda. Berikut ini adalah daftar sayuran dan buah-buahan untuk ternak kelinci anda :

  • Daun paprika
  • Wortel dan daunnya
  • Selada air
  • Daun kubis
  • Daun lobak
  • Seledri
  • Brokoli
  • Rumput
  • Daun pepaya
  • Ubi jalar
  • Nanas
  • Papaya
  • Apel tanpa biji
  • Anggur tanpa biji
  • Pear, dan
  • pisang

Kebersihan Kandang

Selain makanan, kebersihan kandang merupakanhal lainnya yang harus diperhatikan. Kebersihan ini sangat penting karena akan meyangkut daya tahan tubuh kelinci supaya tidak mudah terserang penyakit. Kelinci yang sakit tentu akan menjadi kelinci yang tidak produktif lagi dan juga resiko menularkan penyakit kepada manusia juga sangat mungkin terjadi. Jadi, pembersihan kandang dari kotoran kelinci merupakan langkah yang tepat untuk mencegah munculnya penyakit yang menyerang kelinci.

Bising

Ternyata faktor lingkungan adalah hal penting lainnya yang harus di jaga. Lingkungan yang bising akan menjadikan anak kelinci yang baru lahir menjadi ketakutan dan juga stress. Tidak hanya anak kelinci, kelinci dewasa juga sangat rentan menjadi stress karena faktor lingkungan ini.

Demikianlah artikel kali ini mengenai 7 Cara Dan Tips Budidaya Kelinci Secara Alami Bagi Pemula semoga bermanfaat dan selamat mencoba.

Baca Juga :