Cara Menanam Kacang Panjang Di Perkarangan Rumah

Posted on

Cara Menanam Kacang Panjang Di Perkarangan Rumah

Cara Menanam kacang Panjang Di Rumah – Kacang panjang atau nama latinnya VignaSinensis adalah tanaman berjenis sayuran yang masuk dalam golongan famili leguminosa. Perlu diketahui bahwa tanaman yang tergolong dalam famili leguminosa adalah tanaman sayuran yang bisa memulihkan kandungan nitrogen yang ada pada tanah. Maka dari itu kebanyakan para petani menggunakan kacang panjang agar dapat memulihkan nitrogen dalam tanah. Kacang panjang ini nantinya akan dijadikan tanaman sela alias di sela-sela tanaman lainnya. Maka tidak heran jika Anda sering melihat beberapa tanaman kacang panjang tumbuh di sela-sela tanaman lainnya.

Pada artikel kita kali ini, kita akan membahas bagaimana cara menanam kacang panjang yang dapat dijadikan referensi Anda baik Anda sebagai petani yang handal atau sebagai pemula.

Akan tetapi, perlu diketahui bahwa artikel kali ini kita membahas untuk orang-orang yang sekadar hobi saja dalam bidang budidaya atau bidang perkebunan. Sehingga, artikel ini tidak membuat Anda kaya raya atau diambil dari sisi komersilnya. Akan tetapi Anda bisa melakukannya jika memiliki inovasi tersebut dengan mengembangkan langkah-langkah ini menjadi komersil.

Sekali lagi, bahwa tanaman kacang panjang dapat tumbuh di daerah mana saja atau iklim apapun. Sehingga menanam kacang panjang bisa dilakukan oleh siapapun dengan mudah, asalkan dilakukan dengan baik dan benar. Tidak perlu melakukannya dengan baik, yang penting benar dalam tahap-tahapnya.

Meskipun kacang panjang adalah jenis tanaman yang dapat ditanam kapanpun, akan tetapu kacang panjang lebih menyukai dengan udara yang panas. Sehingga bisa dikatakan bahwa kacang panjang akan bisa tumbuh secara optimal apabila ditanam di daerah yang memiliki suhu 15 – 25°C dengan kecurahan hujan sekitar 600 – 1500 mm per tahunnya.

Kacang panjang juga lebih suka berada di tanah yang kondisi tanahnya drainase yang baik, gembur, serta terkena sinar matahari secara langsung. Maka dari itu, Anda tidak perlu repot lagi melindungi tanaman kacang panjang dari sinar matahari secara langsung.

Jika Anda ingin memperoleh hasil yang maksimal dalam menanam tanaman kacang panjang, maka Anda perlu mengikuti beberapa langkah berikut sebagai acuan Anda menanam kacang panjang.

Pemilihan Benih

Anda perlu memilih benih yang sudah matang dari pohonnya sebelum mengembangkan benih kacang panjang. Dalam pengembangan benih kacang, berikut ini adalah langkah-langkahnya:

  • Jemur biji kacang panjang yang telah dipilih dan usahakan terkena sinar matahari secara langsung hingga benar-benar kering;
  • Jika biji terasa sudah benar-benar kering, kupas biji kacang panjang tersebut, selanjutnya jemur kembali biji-biji tersebut
  • Kemudian, biji kacang panjang siap untuk dilanjutkan ke proses penyemaian.
Baca Juga  Dosis Pupuk ZA Untuk Tanaman Cabai Supaya Hasil Panen Melimpah

Pengolahan Lahan

Anda bisa menyiapkan tanah untuk tanaman kacang panjang dengan kedalaman ±30 cm. Tanah pun bisa disiapkan dengan cara mencangkul atau membajaknya. Berikut ini adalah langkah-langkah dalam pengelolahan tanah untuk kacang panjang Anda:

  • Jika Anda telah mencangkul tanah dengan kedalaman ±30 cm, maka gemburkan tanah tersebut dengan cara membajak atau menyirami air
  • Biarkan tanah yang sudah gembur tadi terbuka hingga ±4 hari, supaya tanah bisa berkesempatan untuk bernapas.
  • Selanjutnya buatlah bedengan dengan ukuran 8x1x20 cm (panjang = 8cm, lebar 1cm, dan tinggi 20cm).

Tahap Penanaman

Pada umumnya para petani kacang panjang menanam kacang panjang ini dilakukan pada akhir musim hujan. Hal ini dikarenakan supaya tanaman bisa menyerap air dengan mudah sehingga tidak mudah busuk ketika berada pada curah hujan yang tinggi.

Sebenarnya penanaman kacang panjang juga bisa dilakukan pada musim kemarau juga, karena tanaman ini bebas iklim alias dapat dengan mudah beradaptasi dengan iklim apapun. Akan tetapi, pada saat Anda menanam kacang panjang pada waktu musim kemarau, Anda perlu melakukan pengairan pada tanaman Anda, supaya tanaman bisa dengan mudah mendapat air.

Berikut ini adalah langkah-langkah penanaman tanaman kacang panjang:

  • Apabila tanah telah siap ditanami, maka Anda perlu membuat lubang tanam dengan menggunakan sistem tunggal. Buatlah jarak lubang sekitar 30×60 cm. Atau Anda dapat membuat jarak lubang sesuai dengan selera Anda, karena tanaman kacang panjang ini sangat mudah tumbuh di tanah manapun.
  • Sesudah membuat lubang tanam, maka masukkan 2 hingga 3 biji benih ke lubang tersebut dan tutup lubang tersebut dengan tanah sedikit saja alias ‘tanah tipis’. Tanah jangan terlalu banyak agar benih bisa tumbuh ke atas dengan mudah.
  • Sembari menunggu benih tumbuh, Anda bisa menyiapkan lanjaran atau tongkat yang terbut dari bamboo. Dapat juga menggunakan kayu dalam pembuatan lanjaran. Buatlah lanjaran dengan panjang sekitar 2 meter. Nantinya, lanjaran ini berfungsi sebagai tempat merambatnya kacang panjang.

Tunggulah sekitar 4 sampai 5 hari, maka Anda dapat melihat bibit tanaman akan menjulur serta tumbuh ke atas tanah dengan sistem membelit lanjaran yang sudah Anda buat tadi.

Apabila Anda melihat terdapat benih yang tidak tumbuh, maka sebaiknya buang benih tersebut dan gantikan dengan benih yang baru. Karena dimungkinkan benih tersebut gagal diproses penyemaian benih.

Teknik Perawatan

Pada tahap perawatan tanaman kacang panjang, lihatlah tanaman kacang panjang Anda.  Jika sudah mencapai ketinggian 25cm, biasanya kacang panjang akan melilit ke lanjaran. Namun apabila Anda melihat tanaman kacang panjang Anda bukan membelit ke lanjaran tadi, tapi malah menjalar ke tanah, maka Anda perlu mengikatnya ke lanjaran supaya tanaman bisa merambat ke lanjaran. Anda cukup mengikatnya dengan menggunakan tali raffia serta tidak perlu mengikatnya kencang-kencang. Jika terlalu kencang maka hal ini bisa menghambat pertumbuhan tanaman Anda.

Baca Juga  Cara Budidaya Gambas (Oyong) Agar Hasil Melimpah

Berikut ini adalah beberapa cara perawatan yang mudah dilakukan dalam perawatan tanaman kacang panjang:

  • Pengairan

Sangat perlu dilakukan tahap pengairan pada tanaman dalam perawatan tanaman supaya tanaman dapat tumbuh secara optimal. Apabila tanaman kacang panjang Anda berada di daerah irigasi, maka cukup dengan menggenangi lahan dengan air. Apabila seluruh permukaan tanah sudah mulai terlihat lembab, maka keluarkan lagi aliran air dari area lahan tersebut. Akan tetapi, apabila tanaman tidak berada di area irigasi, maka Anda perlu menyirami dengan cara manual.

  • Penyiangan

Anda bisa melakukan penyiangan pada tanaman kacang panjang Anda di dalam bedengan. Gunakan bedengan yang terdapat gulma atau rumput liar. Hal ini bisa menghindari persaingan dalam memperoleh nutrisi.

  • Pemupukan

Tahap pemupukan dapat Anda lakukan apabila umur tanaman sudah mencapai sekitar 15 sampai 20 hari. Sebenarnya pemupukan juga dapat dilakukan di tahap awal menanam yaitu pada tahap pengelolahan tanah.  Anda bisa menggunakan pupuk kandang sebagai pupuk dasar tanaman. Ukuran pupuk pun bisa digunakan dengan skala 10 ton per hektarnya.

Jika Anda telah memberikan pupuk dasar pada tanaman, maka Anda dapat menambahkan dengan menggunakan pupuk buatan. pupuk buatan ini di antaranya bisa menggunakan KC1, TSP, dan juga Urea yang dicampur . Pupuk buatan ini pun mempunyai ukuran dengan dosisi per hektarnya 125kg/hektar untuk pupuk KC1, 200kg/hektar untuk pupuk TSP, dan 50kg/hektar untuk pupuk Urea. Akan tetapi, Anda tidak dapat memberi pupuk buatan jika tidak diberi pupuk kompos terlebih dahulu.

Dalam proses pemberian pupuk kompos pun bisa dilakukan dengan cara menyebarkan pupuk di sekitar tanaman kemudian timbun dengan menggunakan tanah sekalian meninggikan bedengan tanaman yang sudah dibuat.

Selain dengan menggunakan pupuk kompos dan pupuk buatan, Anda juga dapat menyemprotkan tanaman dengan menggunakan pupuk organik cair. Hal ini dapat Anda lakukan supaya tanaman dapat merangsang pertumbuhan bunga. Larutkan terlebih dahulu pupuk organik tersebut dengan menggunakan air. Kadar dosisnya pun dengan menggunakan ukuran 1:10 alias 1 liter pupuk untuk 10 liter air. Sesudah tercampur dengan air, Anda tinggal menyemprotkan campuran bahan tersebut ke tanaman kacang panjang Anda. Per liter larutan pupuk bisa digunakan untuk lahan seukuran 10 m2.

Itulah tahap perawatan pada tanaman kacang panjang. Meskipun kacang panjang adalah jenis tanaman yang tidak rewel atau mudah pertumbuhannya, akan tetapi tanaman kacang panjang juga membutuhkan perawatan agar pertumbuhannya dapat terjadi secara optimal jika cara merawat kacang panjangnya benar.

Baca Juga  Cara Mudah Budidaya Selada Bagi Pemula

Pemberantasan Hama dan Penyakit Tanaman

Hama serta penyakit adalah salah satu faktor yang dapat membuat produktivitas kacang panjang menjadi berkurang dan tidak optimal. Hama serta penyakit yang perlu Anda ketahui bahwa pada tanaman kacang panjang ini di antaranya sebagai berikut:

  • Kutu hitam dan putih,
  • Kepik daun,
  • Penggerek polong,
  • Ulat grayak, dan juga
  • Penyakit karat dan bercak daun Cerospora (Ini yang mungkin sering dilihat orang-orang ketika memasang kacang panjang).

Anda tidak perlu khawatir dengan hama serta penyakit tanaman kacang panjang tersebut. Anda bisa menangani hama dan juga penyakit tersebut dengan cara organik yaitu dengan dengan cara menggunakan pestisida hayati. Karena para petani mengaku bahwa pestisida hayati ini adalah pestisida yang alami tanpa adanya bahan kimia, sehingga sangat aman bagi tanaman.

Akan tetapi, perlu diketahui bahwa menangani hama dan juga penyakit cara organik ini diperlukan waktu yang sangat lama dan harus sabar. Karena pencanganan ini dilakukan secara manual seperti pengambilan kumbang pada tanaman secara manual contohnya. Dan pada umumnya lahan sekitar 1000 m, terdapat sekitar 50 hingga 100 ekor kumbang.

Panen dan Pasca Panen

Kacang panjang siap untuk dipanen juga usianya telah mencapai 40 hingga 50 hari. Anda bisa melihat kacang panjang tersebut siap dipanen jika Anda menjumpai kacang panjang Anda dengan ciri-ciri warnanya yang hijau keputihan.

Anda bisa memanen kacang panjang dengan cara dipetik. Akan tetapi, Anda perlu memperhatikan cara memetiknya dan secara periodik, serta jangan sampai bunga pada tanaman kacang panjang ini rusak.

Cara memanen dengan memetik ini pun cukup mudah untuk dilakukan yaitu dengan mematahkan tangkai buah ke arah yang berlawanan. Atau Anda juga dapat memutar buah hingga lepas dari tangkai tanaman tersebut.

Kacang panjang yang sudah dipanen dapat dikumpulkan ke penampungan untuk berlanjut ke tahap disortasi. Sehingga, kacang panjang Anda sudah siap untuk di pasarkan untuk memberikan hasil secara ekonomi.

Demikianlah ulasan mengenai Cara Menanam Kacang Panjang Di Perkarangan Rumah semoga bermanfaat dan selamat mencoba.

Baca Juga :