11 Cara Budidaya Kelengkeng Agar Cepat Berbuah Lebat

Posted on

11 Cara Budidaya Kelengkeng Agar Cepat Berbuah Lebat

11 Cara Budidaya Kelengkeng Agar Cepat Berbuah Lebat – Kelengkeng sendiri merupakan satu buah yang cukup mudah sekali dijumpai dan tidak heran kelengkeng memiliki banyak penggemarnya. Dan padahal kelengkeng ialah salah satu buah yang dimana harganya terbilang cukup mahal dan jika dibandingkan dengan harga buah yang lainnya. Dan selain itu cara budidaya kelengkeng yang mudah menjadikan kelengkeng tersebut menjadi salah satu tanaman buah yang sangat mudah untuk dibudidayakan.

Kelengkeng, Dimocarpus Logan, dikenal juga dengan nama kelengkeng, logan atau mata kucing dibeberapa tempat memiliki pohon yang tingginya bisa mencapai 40 m, meskipun seperti itu, kini kelengkeng sudah bisa ditanam didalam pot dengan teknik-teknik khusus.

Beberapa Manfaat Buah Kelengkeng

Kelengkeng sendiri memiliki beberapa manfaat yang berguna bagi kesehatan tubuh. Namun walaupun seperti demikian tidak banyak orang yang mengetahui manfaat dari kelengkeng ini. Beberapa manfaat dari buah lengkeng tersebut ialah:

  • Penangkal radikal bebas, orang yang mengkonsumsi kelengkeng secara rutin diyakini akan terhindar dari kanker.
  • Vitamin C yang dimiliki kelengkeng cukup banyak yang sehingga jika kalian mengkonsumsi kelengkeng secara rutin, vitamin c tersebut mampu menambah daya tahan tubuh terhadap berbagai macam penyakit.
  • Mampu melancarkan peredaran dan sirkulasi darah dalam tubuh.
  • Mampu merelaksasi saraf sehingga jika kalian mengkonsumsi secara rutin kalian akan terhindar dari depresi.

Dan bila kalian ingin mencoba menanam  kelengkeng, nah berikut ini cara budidaya kelengkeng yang dapat kalian jadikan panduan dalam membudidayakannya diantaranya yaitu:

11 Cara Budidaya Kelengkeng Agar Cepat Berbuah Lebat

Proses Pemilihan Bibit Kelengkeng

Untuk mendapatkan bibit kelengkeng kalian dapat mendapatkan dengan 3 cara dimana masing-masing cara tentu memiliki kelebihannya masing-masing yakni dari biji kelengkeng, stek dan juga cangkok.

Dari Biji

Biji kelengkeng dapat kalian dapatkan dari buah kelengkeng yang sudah tua. Selain itu biji juga bisa kalian beli di toko pertanian terdekat dari rumah kalian. Dan kelebihan dari menanam kelengkeng dari biji ialah perakaran yang kuat. Namun walaupun seperti itu, pertumbuhan tanaman sangat lambat jika dibanding cara-cara lainnya.

Mencangkok

Sebelum mencangkok, kalian harus pastikan terlebih dahulu bahwa indukan pohon lengkeng yang kalian akan cangkok ialah pohon indukan yang produktif, sehat dan memiliki daya tahan yang kuat. Dan selain itu peralatan yang kalian butuhkan untuk mencangkok ialah plastik, pisau yang tajam, tanah, pupuk kandang dan juga tali. Setelah kalian memiliki peralatan tersebut, selanjutnya kalian bisa mulai proses pencangkokan ini.

Cara pertama yang kalian lakukan ialah memilih batang yang akan kalian cangkok. Dan pastikan batang yang akan kalian cangkok ialah batang yang mudah karena batang muda lebih cepat perkembangannya dibanding batang yang tua.

Setelah menentukan batang kupas kulit batang beberapa cm untuk kemudian ditutup oleh campuran tanah dan pupuk kandang lalu dibungkus dengan plastik yang telah kalian beri lubang sebelumnya. Fungsi lubang itu sendiri ialah sebagai jalan keluar air ketika cangkokan kalian siram 2 kali dalam sehari.

Setelah cangkokan sudah dibungkus, selanjutnya kalian bisa mengikatnya dengan bantuan tali. Dalam 2 bulan setelah mencangkok, biasanya akan tumbuh akar dan keluar dari lubang-lubang yang sudah kalian buat pada plastik pembungkus cangkokan. Setelah akar sudah keluar , potong bayang tersebut dan tanam didalam media tanam yang kalian kehendaki.

Sistem Stek

Cara mendapatkan bibit dengan cara stek lebih mudah dilakukan jika dibandingkan dengan cara cangkok. Namun walaupun seperti itu, kalian harus tetap memperhatikan pohon indukan yang akan kalian stek pohon indukan yang sehat, berbuah lebat dan memiliki daya tahan yang kuat terhadap penyakit dan hama.

Cara pertama yang kalian lakukan dalam stek ini ialah memilih batang yang tua dan memotongnya secara menyamping sehingga berujung runcing. Batang yang dijadikan stek ini biasanya hanya berukuran panjang 15-20 cm. Setelah kalian mendapatkan batang stek, tancapkan batang tersebut didalam media tanam yang sudah disiapkan.

Sama seperti mencangkok, menanam dengan cara stek pohon kelengkeng diyakini akan lebih cepat tumbuh jika dibandingkan kalian menanamnya dari biji. Selain itu hasil yang didapatkan juha akan sama dengan pohon indukan yang kalian stek atau cangkok.

Proses Persiapan Lahan Tanam

Untuk membudidayakan kelengkeng di lahan tanam yang perlu kalian siapkan sebelumnya ialah keadaan lahan tanam. Seperti misalnya kalian harus memastikan lahan tanam sepenuhnya terkena sinar matahari. Jika kalian sudah dapat memastikannya, berikut hal lain yang harus kalian persiapkan pada lahan tanam:

  • Pastikan lahan tanam terbebas dari gulma ataupun rumput luar karena gulma ataupun rumput liar ialah tempat favorit bagi iang hama serta penyakit tanaman bersembunyi. Untuk menyikirkannya kalian dapat melakukan penyabitan ataupun gulma dicabut secara manual untuk kemudian dibakar. Jangan sampai gulma disingkirkan dengan cara ditumpuk karena jika begitu justru akan menjadikan gulma sarang baru bagi penyakit dan tanaman.
  • Selain terbebas dari gulma dan rumput liar, pastikan tanah terbebas juga dari batu terutama batu-batu besar.
  • Gali lubang tempat menanam kelengkeng.
  • Pupuk dasar, setelah kalian membuat lubang, lebar lubang bisa disesuaikan dengan besarnya bibit yang akan kalian tanam, tahap selanjutnya ialah mamasukkan pupuk dasar kedalam lubang. Salah satu contoh dari pupuk kandang yang bisa digunakan itu ialah pupuk yang berasal dari kotoran kambing.
  • Lubang dibiarkan selama satu sampai dua hari sebelum proses penanaman dilakukan.

Tahap Penanaman Di Lahan Tanam

Proses menanam kelengkeng di lahan tanam bisa dilakukan setelah lubang tanam yang dibuat dibiarkan selama satu atau dua hari. Fungsi pembiaran ini ialah agar pupuk yang ada di dalam lubang mampu menyerap kedalam tanah sehingga dapat memperkaya unsur hara yang ada.

Tahap Perawatan

Untuk mendapatkan hasil yang optimal, pohon kelengkeng yang ditanam harus mendapatkan perawatan yang baik pula. Karena salah satu hal yang mempercepat atau memperlambat pertumbuhan dari lengkeng ini biasanya berasal dari perawatan yang diberikan. Jika perawatan yang diberikan minim, sudah pasti pertumbuhan pun akan berjalan lamban dan berlaku juga sebaliknya.

Proses Penyiraman

Cara perawatan kelengkeng yang pertama ialah penyiraman, siram kelengkeng kalian 2 kali dalam sehari agar kelembapan tanah tetap terjaga. Terutama ketika sudah memasuki musim kemarau. Tapi ketika memasuki musim hujan, kalian hanya perlu memastikan tanah tidak tergenang oleh air.

Pemupukan

Setelah pemberian pupuk dasar pada saat awal penanaman, pupuk susulan juga harus diberikan pada saat tanaman sudah cukup besar. Jenis pupuk yang bisa kalian berikan pada tanaman lengkeng ialah pupuk kandang dengan waktu pemberian 1 bulan sekali.

Pendangiran

Pendangiran ialah proses penggemburan tanah yang ada disekitar kelengkeng. Penggemburan kembali ini akan membantu memudahkan air menyerap kedalam tanah atau pot dan juga akan memudahkan akar bergerak secara leluasa.

Pemangkasan

Pemangkasan dilakukan pada kelengkeng agar seluruh cabang atau batang kelengkeng menjadi lebih produktif. Caranya cukup mudah, kalian hanya harus memotong cabang atau batang yang tidak produktif. Selain itu fungsi memotong cabang atau batang yang tidak produktif ialah agar seluruh bagian dari pohon kelengkeng terkena sinar matahari.

Penyiangan

Penyiangan ialah hal yang paling umum dilakukan didalam proses pemeliharaan tanaman. Penyiangan sendiri ialah kegiatan mencabut atau mematikan gulma dengan cairan berbahan dasar kimiawi. Walaupun penggunaan cairan kimiawi ampuh, namun cara ini sangat tidak dianjurkan karena selain mematikan gulma juga dapat mengganggu pertumbuhan tanaman kelengkeng kalian tersebut.

Cara yang paling aman ialah menyabit atau mencabutnya secara manual dengan tangan untuk selanjutnya dibakar. Pembakaran gulma sangat disarankan karena dapat mematikan atau membunuh bibit penyakit yang biasanya bersarang di gulma.

Pemberantasan Hama

Ada dua hama utama yang biasa menyerang tanaman kelengkeng, mereka ialah embun jelaga dan pengisap daun, cara mengatasi mereka ialah:

Embun Jelaga

Embum jelaga ialah simbiosis semut dengan jelaga cendawan, ketika buah kelengkeng mulai manis, semut mendatangi buah dan mulai merusak buah sehingga cairan manis keluar kulit buah. Pada saat itulah cendawan putih hinggap dan tumbuh sehingga mengganggu pertumbuhan kelengkeng. Untuk mensiasatinya kalian biasa memotong cabang agar hama ini tidak menular. Tapi jika kalian ingin menggunakan cara kimiawi, kalian bisa menggunakan insektisida yang dicampur dengan sipermetrin atau karbosulfan yang dapat meningkatkan efikasi pohon terhadap penyakit.

Ulat Pengisap

Ulat pengisap dapat dikenal dengan melihat daun kelengkeng, biasanya daun yang terkena hama ini akan menghitam dan kering. Hama ini awalnya menyerang batang daun yang menghitam lalu menyebar sampai keujung daun.

Daun yang sudah menghitam akan memelintir sehingga tidak mempu berfotosintesis sehingga mengganggu perkembang serta pertumbuhan pohon. Untuk mengatasinya kalian bisa menyemprotnya dengan insektisida dengan kombinasi bahan aktif spectrum luas, kontak dan sistemik. Selain itu kalian juga bisa menggunakan insektisida sistematik aferimes.

Masa Panen Kelengkeng

Ada beberapa hal yang bisa kalian jadikan acuan untuk mengetahui lengkeng siap panen atau tidak. Salah satunya ialah dengan memperhatikan buahnya. Ciri-ciri buah kelengkeng yang sudah matang ialah:

  • Berwarna cokelat tua.
  • Memiliki rasa manis.
  • Biasanya memiliki rentan usia 4-6 bulan tergantung varietas buah.

Namun walaupun seperti itu, ternyata ada cara khusus bagi kalian untuk dapat memanen kelengkeng. Jika kalian tidak mengikuti cara ini, kemungkinan buah rusak lalu membusuk bisa terjadi. Beberapa cara tersebut ialah:

  • Hindari memanen pada saat siang hari atapun pada saat hujan turun, pemanenan dilakukan pada pagi hari saat penguapan dari buah tidak terlalu tinggi.
  • Buah dipanen langsung dengan cara memotong tandan buah dan lalu ditempatkan didalam keranjang plastik atau bambu.
  • Pemanenan buah dalam satu pohon harus dilakukan sekaligus, satu pohon tidak boleh di panen dua kali.
  • Jika dimaksudkan untuk dijual, pengepakan harus dengan cepat dilakukan agar buah tidak rusak.

Demikianlah pembahasan mengenai 11 Cara Budidaya Kelengkeng Agar Cepat Berbuah Lebat semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat beguna dan bermanfaat bagi kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya,, sampai jumpa di postingan selanjutnya.

Baca Juga: