Panduan Lengkap Cara Menanam Paprika di Rumah

Posted on

Panduan Lengkap Cara Menanam Paprika di Rumah

Cara Menanam Paprika Di Rumah – Paprika adalah tumbuhan dari suku terong- terongan yang mempunyai nama latin Capsium annum L. Buahnya sendiri mempunyai berbagai macam warna yaitu kuning, hijau, merah, bahkan ada yang berwarna keunguan dengan rasa sedikit manis dan juga pedas. Awalnya paprika berasal dari Amerika Selatan yang kemudian terdebar luas dan dapat dibudidayakan di hampir semua daerah tropika dan subtropika. Dengan persebaran yang luas, banyak sekali orang yang menyukai paprika. Dipasaran pun paprika selalu terjual laris. Bukan hanya sebagai pelengkap masakan seperti salad saja, akan tetapi paprika juga dimanfaatkan karena banyaknya kandungan gizinya.

Kandungan Gizi Paprika

  • Antioksidan Tinggi
  • Vitamin C
  • Karoten (Lycopene)
  • Serat

Dengan banyaknya kandungan gizi pada buah paprika seperti yang sudah disebutkan doi atas, banyak sekali manfaat dan juga khasiat yang bisa didapatkan dari mengkonsumsi buah paprika. Selain untuk penambah kelezatan masakan,buah paprika mempunyai berbagai khasiat yang baik bagi kesehatan tubuh.

Khasiat Paprika

  • Mencegah serta membantu mengobati varises
  • Mencegah rambut rontok
  • Membantu melancarkan pencernaan

Dengan banyaknya manfaat dan juga khasiat yang diperoleh dari mengkonsumsi buah paprika, banyak sekali orang memanfaatkan peluang tersebut sebagai bisnis. Bisnis yang dimaksud adalah pembudidayaan buah paprika. Hal ini karena selain buah paprika laris di pasaran, harganya juga cukup mahal. Akan tetapi bagi anda yang ingin menanam buah paprika supaya tidak perlu repot- repot untuk membelinya, berikut cara yang mudah dalam menanam buah paprika.

Pilih Jenis Paprika yang Ditanam

Untuk menanam paprika, tentunya anda tidak bisa menanam paprika secara cuma- cuma. Pilihlah jenis paprika yang selalu anda konsumsi dengan ukuran, warna dan juga  tingkat kepedasan paprika yang anda inginkan. Apabila anda bingung mengenai jenis- jenis paprika, berikut ini adalah sedikit ulasannya :

  • Paprika lonceng yaitu paprika yang sering kita temui di pasaran. Rasanya manis dan tidak terlalu pedas dengan warna oranye, hijau dan juga merah. Besarnya kurang lebih sebesar kepalan tangan orang dewasa.
  • Paprika Anaheim. Paprika ini mempunyai ukuran lebih kecil daripada paprika lonceng dengan rasa yang agak pedas.
  • Paprika jalapeno. Biasanya orang menyebut buah ini dengan sebutan cabe, akan tetapi sebenarnya ini adalah salah satu jenis paprika. Paprika ini mempunyai ukuran lebih kecil daripada paprika lain, akan tetapi lebih besar daripada cabe dengan bentuk yang mirip cabe dan rasanya sangat pedas.
Baca Juga  Tips Cara Merawat Tanaman Melon di Musim Hujan

Pemilihan Lahan

Proses pemilihan lahan merupakan proses terpenting sebelum anda menanam paprika. Berikut cara yang tepat :

  • Pilih lahan dengan tingkat pencahayaan matahari penuh dan mempunyai system drainase baik.
  • Hindari pemilihan lahan dengan banyak naungan atau pohon besar yang rindang.
  • Uji pH tanah yaitu harus sekitar 6,2 hingga mendekati 7.
  • Apabila tanah terlalu asam, tambahkan kapur atau abu kayu untuk menetralkan pH.
  • Akan tetapi apabila tanah terlalu basa, anda dapat menambahkan daun pinus atau lumut gambut untuk menetralkan pH.

Persiapan Lahan Tanam Paprika

Supaya  paprika yang anda tanam bisa tumbuh dengan subur dan baik, berikut ini adalah cara yang tepat untuk mempersiapkan lahan tanam bagi paprika anda :

  • Campurkan pupuk ke dalam tanah serta bersihkan lahan tanam dari bebatuan yang ada.
  • Lakukan lah pembersihan pada lahan, jangan sampai ada gulma ataupun tanaman liar yang bisa mengganggu pertumbuhan dan kesuburan tanaman paprika anda nantinya.
  • Untuk pupuk yang digunakan, anda dapat menggunakan pupuk organik seperti pupuk kandang atau pupuk kompos.
  • Anda juga dapat menggunakan pupuk jenis kimia seperti pupuk urea, akan tetapi akan lebih baik jika anda menggunakan pupuk organik.

Benih Paprika

Setelah persiapan lahan selesai, berikutnya adalah proses pembibitan paprika :

  • Untuk bibit paprika, anda dapat membelinya di toko bibit ataupun mengambilnya dari buah paprika yang sudah tua. Pilihlah bibit yang mempunyai kualitas baik dan juga standar tanam yang layak.
  • Rendam biji paprika selama 2 hingga 8 jam, kemudian buanglah biji paprika yang mengapung karena tidak layak tanam.
  • Untuk mensterilkan biji, campurkan 2 sendok hydrogen peroksida dengan air hangat sebagai perendam biji.
  • Anda juga dapat merendam biji paprika ke dalam secangkir the kamomil untuk mensterilkan.
  • Setelah ini, cara menanam paprika baru dapat dilanjutkan.
Baca Juga  Cara Menyemai Biji Jeruk Nipis – Cara Penanaman, Perawatan Hingga Panen

Pembibitan Paprika

Langkah selanjutnya setelah biji di sterilkan dan direndam adalah pembibitan :

  • Siapkan sebuah nampan pembibitan, untuk nampan anda dapat membelinya di toko pertanian atau anda dapat dengan menggunakan nampan biasa dengan membuat sedikit lubang- lubang kecil di bawahnya.
  • Isi nampan dengan kerikil atau batu- batu kecil, sedikit sekam, pupuk dan juga tanah.
  • Sebarkan benih ke dalam nampan dan tutup bagian atas benih dengan tanah biasa lalu siram menggunakan spray.Usahakan tanah agar selalu dalam keadaan lembab akan tetapi tidak basah dan taruhlah pada ruang dengan tingkat pencahayaan lebih.
  • Apabila tanaman telah mencapai 10 hingga 15 cm, pindahkan paprika ke tempat yang sedikit teduh dengan suhu yang kurang lebih sama dengan suhu yang ada pada lahan tanam.

Penanaman Paprika

Siapkan bibit dengan kondisi siap tanam dengan ciri, tunas paprika sudah memiliki dua rangkai daun yang penuh. Dan cara menanam paprika dengan baik dan benar:

  • Ambil bibit paprika dari nampan bibit secara perlahan, jangan sampai akar dandaunnya rusak jika anda mengambilnya.
  • Untuk penanaman pada lahan, berilah jarak sekitar 25 hingga 38cm setiap tanamannya.
  • Tambahkan tumpukan jerami sebanyak satu cm di atas tanah yang di tanami bibit paprika.
  • Tambahkan mulsa pada tanah dengan ketebalan sekitar 5 cm. hal ini berguna untuk mempermudah dalam perawatan tanaman paprika.

Perawatan Tanaman Paprika

Setelah proses penanaman paprika selesai, maka langkah yang selanjutnya yang harus anda lakukan dengan baik adalah cara merawat tanaman paprika. Ini bertujuan supaya tanaman paprika yang anda tanam berbuah rimbun dengan kualitas yang baik dan juga subur saat masa panen tiba. Dan berikut adalah ulasannya.

Penyiraman Tanaman Paprika

Hal penting yang harus anda perhatikan dengan baik supaya paprika anda terhindar dari layu dan juga kekurangan nutrisi yaitu proses penyiraman pada tanaman paprika yang benar :

  • Berbeda dengan tanaman yang lainnya, paprika harus sangat sering di siram dan pastikan bahwa tanah pada tanaman paprika selalu lembab akan tetapi tidak benar- benar basah.
  • Anda dapat menyiramnya 2 hingga 3 kali dalam sehari apabila musim panas tiba. Dan 1 hingga 2 kali sehari apabila musim penghujan tiba, sesuaikan dengan kadar kelembapan pada tanah lahan tanam.
  • Ketika pertama kali ditanam, gunakan air campuran hydrogen peroksida atau teh camomili sebagai pensteril tanah.
Baca Juga  8 Cara Menanam Daun Ketumbar Di Pot

Penyiangan Tanaman Paprika

Untuk menjaga kesuburan dan nutrisi yang ada, anda butuh melakukan penyiangan terhadap tanaman paprika yang anda tanam :

  • Untuk menghindari luka pada tangan, anda dapat menggunakan sarung tangan plastik terlebih dahulu.
  • Perhatikanlah tanah di sekitar dan di tempat anda menanam tanaman paprika, apabila terdapat rumput ataupun tanaman liar cabutlah secara perlahan supaya tidak merusak tanah lahan.
  • Lakukan penyiangan setiap 2 minggu sekali, sembari anda melakukan penyiangan anda juga dapat sedikit menggemburkan tanah lahan tanam.

Pemupukan tanaman paprika

Setelah penyiangan, anda juga perlu memberikan pupuk untuk menutrisi tanaman paprika agar menghasilkan buah yang baik. Caranya :

  • Pemupukan sebaiknya dilakukan seminggu sekali serta perhatikan juga kondisi tanaman paprika anda. apabila tanaman mempunyai daun yang pucat dan juga sedikit kuning, maka tanaman anda perlu pemupukan yang ekstra.
  • Pilih pupuk dengan kandungan nitrogen tinggi seperti pupuk kompos serta sebarkan secara merata di atas tanah.
  • Sesudah pemupukan maka siramlah secara merata untuk membantu mempercepat proses penyerapan.

Panen Paprika

Paprika membutuhkan waktu sekitar dua bulan setelah masa pemindahan untuk siap dipanen, dan supaya  tanaman paprika anda bisa menghasilkan buah dengan rasa yang sama maka panenlah paprika anda sebelum mencapai puncak kematangannya. Adapun cara memanen paprika yang benar  adalah sebagai berikut :

  • Potong paprika bagian tangkai buahnya menggunakan alat pemotong seperti gunting tanaman atau pisau.
  • Hindari memetik dengan menggunakan tangan apalagi mencabut buah paprika dengan kasar, hal ini bisa merusak beberapa bagian tanaman paprika.
  • Taruhlah di keranjang dan sebisa mungkin di simpan pada tempat yang agak sejuk untuk menjaga kesegarannya.

Itulah Panduan Lengkap Cara Menanam Paprika di Rumah yang mudah dan dapat anda aplikasikan. Lakukanlah cara menanam paprika tersebut dengan benar maka anda akan memperoleh hasil yang memuaskan.

Baca Juga :