Jamur Tiram Terserang Hama Dan Penyakit ?? Inilah Cara Pengendaliannya

Posted on

Jamur Tiram Terserang Hama Dan Penyakit ?? Inilah Cara Pengendaliannya

Jamur Tiram Terserang Hama Dan Penyakit – Dalam hal ini budidaya jamur tiram ialah prospek yang sangat menjanjikan. Namun dalam budidaya jamur tiram memiliki hambatan yakni berupa hama dan penyakit yang dapat menghambat pertumbuhan, produktivitas dan bahkan mengakibatkan kegagalan dalam panen.

Dalam upaya penanganan dan pengendalian jamur tiram perlu dilakukan tindakan yang efektif supaya tanaman tumbuh menjadi optimal. Oleh karena itu, petani harus terlebih dahulu memahami dan mengetahui hama serta penyakit yang sering menyerang jamur tiram diantaranya.

Hama Jamur Tiram

Ada beberapa hama yang sering menyerang saat budidaya jamur tiram diantaranya:

Serangga Kecil

Serangga yang sering menyerang budidaya jamur tiram yaitu lalat “Licoriella sp”, nyamuk “Megaselia sp” dan sebagainya. Serangga ini sering menyerang jamur tiram, melalui lubang kecil yang tidak terdeteksi, kemudian meletakan telurnya di bagblog. Larva yang tumbuh akan menyerang batang jamur dan pertumbuhan akan terhambat serta bahan jamur tidak tumbuh sama sekali.

Cara Pengendaliannya
  • Dengan memasang kawat kasa berukuran kecil pada bagian ventilasi dan memasang plastik bening pada bagian luar pintu untuk membiaskan cahaya sehingga serangga cenderung menghindar dan menjauh.
  • Menyemprotkan larutan pestisida pembasmi serangga, disekitar areal budidaya jamur.

Laba-Laba

Laba-laba “Areneae sp” merupakan jenis hewan ini juha sangat suka memakan miselium dan bagian pada jamur tiram. Selain itu laba-laba juga akan dapat menyebabkan sprora jamur pengganggu.

Cara Pengendaliannya
  • Menaburkan serbuk kapur pada permukaan lantai dan dinding.
  • Jika terdapat sarang atau laba-laba harus segera di musnahkan.

Rayap

Rayap “Isoptera” merupakan hama yang sangat sulit dideteksi kehadirannya, hama ini akan terlihat jika sudah melakukan serangan yang menimbulkan kerusakan. Hama ini akan merusak baglog ataupun jamur yang sudah tumbuh sehingga tanaman menjadi rusak serta tanaman akan mudah mati.

Cara Pengendaliannya
  • Memisahkan baglog yang sudah diserang atau membuangnya.
  • Menyemprotkan ekstrak siri ke bagian tanah atau bagian kumbung yang terkena serangan.
  • Menyemprotkan obat kimia, seperti latrex, bayer premis 200sl, actara, agenda 25 ec dan sebagainya ke bagian yang terserang hama ini.

Cacing

Cacing gilig “Nematoda sp” merupakan salah satu jenis hama yang sering menyerang jamur timar yang mengakibatkan jamur tiram tidak bisa tumbuh sama sekali. Ukuran cacing ini sangat kecil rata-rata kurang lebih 1 mm dan dapat berkembang sangat cepat.

Cara Pengendaliannya
  • Melakukan strelisasi dengan sempurna sehingga telur cacing mati.
  • Menjaga tingkat kelembaban dan suhu lingkungan dengan baik.

Hama Jamur Tiram

Bekicot Atau Siput

Bekicot atau siput merupakan hama yang suka dengan kelembaban yang sangat tinggi dan hama ini juga sering ditemukan menyerang jamur tiram. Bekas gigitan atau jalan hama ini akan menyebabkan jamur menjadi abnormal sehingga harus di waspadai hama ini.

Cara Pengendaliannya
  • Menyemprotkan ekstrak jarak pagar, di areal lantai kembung dan rak.
  • Melakukan pemungutan atau pemusnahan secara manual.

Tikus

Tikus merupakan jenis hama yang dapat merusak segala jenis tanaman apapun, terutamanya jamur tiram. Tikus dapat merusak baglog sehingga benih yang ada di dalamnya tidak tumbuh dan bahkan memakan benih atau jamur yang sudah tumbuh sehingga gagal panen.

Cara Pengendaliannya
  • Memasang perangkap di sela-sela atau sarang tikus, baik perangkap lem tikus ataupun lainnya.
  • Bisa juga menyemprotkan obat kimia seperti radoc, x-mos atau obat kimia lainnya.

Penyakit Jamur Tiram

Ada beberapa penyakit yang sering sekali menyerang saat budidaya jamur tiram diantaranya yaitu:

Cheetemium Spp

Gejala serangan, terdapat noda hijau yang dapat mengakibatkan perakaran jamur lemah sehingga jamur tiram akan rontok.

Cara Pengendaliannya
  • Melakukan sterilisasi dengan sempurna dan efektif.
  • Mengurangi tingkat kepadatan baglog.
  • Menjaga kelembaban media tanam.

Coprinus Spp

Gejala serangan, terdapat warna biru pada ujung jamur tiram yang dapat mengakibatkan pertumbuhan terhambat dan merusak miselium.

Cara Pengendaliannya
  • Mengurangi kandungan pupuk dalam media tanam.
  • Mempercepat waktu panen.
  • Melakukan sterilisasi secara sempurna dan efektif.

Neurospora Spp

Gejala serangan, terdapat tepung berwarna orange pada permukaan atau menyumbat baglog yang dapat mengakibatkan pertumbuhan miselium terhambat.

Cara Pengendaliannya
  • Melakukan penutupan sumbatan pada media tanam dengan plastik saat sterilisasi.
  • Memperbaiki alat steriliasi yang bocor.
  • Dan melakukan sterilisasi dengan sempurna dan efektif.

Penyakit Jamur Tiram

Mucor Spp

Gejala serangan, terdapat noda berwarna hitam dipermukaan baglog atau media tumbuh substrat, sehingga menyebabkan tanaman rusak dan bahkan pertumbuhan akan terhambat serta jamur tiram akan mati.

Cara Pengendaliannya
  • Menurunkan suhu ruangan.
  • Mengatur ventilasi “sirkulasi udara” dengan baik.

Penicilium Spp

Gejala serangan, tumbuh miselium berwarna coklat tua “merah tua” yang dapat mengakibatkan jamur abnormal dan bahkan mati.

Cara Pengendaliannya
  • Menjaga kebersihan ruangan inkubasi.
  • Membuang media substrat yang sudah terkontaminasi.

Demikianlah pembahasan mengenai Jamur Tiram Terserang Hama Dan Penyakit ?? Inilah Cara Pengendaliannya semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat berguna dan bermanfaat bagi kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya,, sampai jumpa dipostingan selanjutnya. 🙂 🙂 🙂

Baca Juga: