Panduan Lengkap Cara Menanam Jengkol Agar Cepat Tumbuh Dan Berbuah Lebat Bagi Pemula

Cara Menanam Jengkol – masyarakat Indonesia Siapa yang tidak mengenal jengkol, tanaman yang satu ini memiliki bau yang khusus dan juga mempunyai banyak penggemar  yang mengkonsumsinya dengan berbagai olahan masakan.

Jengkol sendiri merupakan salah satu tanaman yang banyak digemari dan dikenal oleh masyarakat Indonesia. Bukan hanya yang disebabkan oleh baunya yang bisa diolah menjadi berbagai jenis olahan makanan

Namun juga jengkol memang mempunyai banyak sekali manfaat yang positif bagi kesehatan tubuh. Karena banyaknya permintaan akan jengkol ini menjadikan tanaman ini mempunyai harga yang dapat menyaingi harga dari daging sapi.

Cara Menanam Jengkol Agar Cepat Tumbuh

Akan tetapi, meskipun jengkol ini mempunyai banyak sekali manfaat yang berguna bagi tubuh, Namun ternyata tidak semua orang menyukai jengkol. Terdapat beberapa banyak orang yang tidak menyukai tanaman yang satu ini karena efek bau yang ditimbulkan setelah mengkonsumsi Jengkol.

Buah jengkol memang tidak mempunyai bau akan tetapi sudah mengkonsumsinya maka efek bau tersebut pun akan mulai bermunculan dari tubuh anda, terutama dari bau mulut, keringat, dan bahkan pada urine.

Terlepas dari semua efek negatifnya, Berikut ini adalah beberapa kandungan yang terdapat di dalam buah jengkol yang sangat berguna terhadap tubuh akan tetapi tidak banyak diketahui oleh orang:

  • Kandungan asam dan mineral yang terdapat di dalam jengkol akan mencegah seseorang terkena diabetes atau kencing manis.
  • Khasiat ddiuretic, jengkol juga dapat membantu dalam melancarkan pembuangan urine serta bab. Tentunya hasiat ini akan sangat berguna dan juga bermanfaat bagi Anda yang sering mengalami susah ketika bab serta melangsingkan perut.

Pada beberapa daerah, jengkol dikenal dengan nama jering atau yang mempunyai nama latin yaituArchidendrin pauciflorumyang merupakan salah satu dari jenis tanaman yang bisa dengan mudah untuk dijumpai di hutan hutan yang terdapat di Indonesia titik salah satu dari penyebabnya adalah karena pohon jengkol merupakan salah satu jenis pohon yang dapat tumbuh pada iklim tropis. Karena sangat mudah untuk ditemui inilah, maka jarang ada orang yang membudidayakannya.

Jengkol termasuk kedalam bahan makanan yang mempunyai harga yang cukup tinggi titik bahkan ketika permintaan akan jangkauan sedang tinggi maka harga jengkol tersebut dapat ikut meninggi Hal tersebut dikarenakan ketersediaan barang yang terbatas. Oleh sebab itulah, Hal ini dapat dijadikan peluang bagi anda agar dapat sukses dari budidaya jengkol mengingat peluang jengkol di pasaran yang masih sangat besar. Dan apabila anda tertarik namun Anda bingung mengenai bagaimana cara menanam jengkol, maka Berikut ini adalah beberapa langkah ataupun cara yang dapat anda lakukan untuk memulai budidaya jengkol.

Bibit Jengkol

Anda dapat memperoleh bibit jengkol dengan dua cara, yaitu antara lain dengan menggunakan cara vegetatif dan secara generatif. Cara generatif merupakan cara yang dapat anda lakukan yaitu dengan menanam pohon jengkol mulai dari bijinya. Sedangkan untuk cara vegetatif yaitu cara yang dapat anda lakukan dengan menanam pohon jengkol melalui cara okulasi atau menempel. Akan tetapi meskipun terdiri atas dua cara, terdapat beberapa hal yang harus anda perhatikan pada awal yaitu adalah pohon indukan .

Baca Juga  Cara Budidaya Jamur Enoki di Indonesia

pastikan bahwa pohon indukan yang Anda pilih bijinya diambil atau yang akan dicangkok merupakan pohon indukan yang berkualitas dan juga mempunyai buah yang banyak. Hal ini dengan tujuan agar dapat mempunyai sifat yang sama yang diharapkan akan menurun pada bibit yang akan anda tanam nantinya.

Penyemaian Bibit Jengkol

Jika anda telah memperoleh bibit dari pohon yang berkualitas, maka Berikut ini adalah cara dalam menanam jengkol secara generatif dan juga vegetatif:

Secara Generatif

Perlu Anda ketahui bahwa sebenarnya jengkol merupakan biji yang dapat ditanam . akan tetapi tidak semua biji jengkol bisa ditanam titik hanya biji jengkol yang telah mempunyai usia yang sudah tua saja yang dapat ditanam serta Salah satu ciri dari biji jengkol yang sudah tua yaitu adalah biji yang jatuh dari pohon dengan sendirinya. Apabila Anda ingin menanam jengkol dengan biji maka Berikut ini adalah cara yang bisa anda lakukan:

  • Persiapkan polybag, polemik adalah salah satu media semai yang paling umum digunakan oleh banyak petani atau banyak orang. Selain polybag mudah untuk diperoleh, harga yang ditawarkan pun cukup murah sehingga menjadikan polibag ini sebagai salah satu media tanam yang paling banyak diminati.
  • Persiapkan media tanam, Sedangkan untuk media tanam yang sendiri Anda dapat memakai tanah yang gembur dengan campuran pupuk kandang sebagai pupuk dasar nya dalam perbandingan 1 banding 1 yang mengisi seluruh bagian polybag.
  • Kemudian masukkan biji jengkol tersebut ke dalam media semai ke dalam beberapa cm.
  • siram dengan air secara berkala.
  • sesudah dua minggu ditanam, maka biasanya biji jengkol tersebut akan mulai mengeluarkan akar serta tunas yang mulai keluar ke permukaan tanah.
  • Apabila dirasakan sudah cukup besar maka anda bisa memindahkan Tunas tersebut ke lahan yang lebih luas supaya dapat tumbuh dengan maksimal.

Vegetatif

Anda juga dapat melakukannya dengan cara vegetatif yaitu dengan cara menempel atau okulasi . dibandingkan dengan cara yang sebelumnya cara yang berikut ini sedikit lebih rumit dikarenakan memerlukan buah bibit pohon jengkol yang telah tumbuh . berikut ini adalah perlengkapan dan juga cara yang dapat dijadikan sebagai panduan anda dalam menanam jengkol:

  • Selain bibit, yang perlu Anda siapkan adalah Silet atau cutter yang masih bersih dan juga plastik pengikat. Silet atau cutter yang bersih merupakan peralatan yang vital. Perlu diingat bahwa jangan sampai menggunakan Silet atau cutter yang kotor karena dikhawatirkan akan menyebarkan penyakit ke tanaman.
  • Dengan memakai Silet atau cutter, lalu kupas kulit bibit pohon jengkol yang akan diokulasi tersebut. Kemudian lakukanlah hal yang sama terhadap bibit dari pohon jengkol indukan. usahakan agar ukuran sayatan pada kedua bibit sama.
  • Kemudian tempelkan sayatan batang tersebut dari bibit pohon jengkol indukan ke bibit pohon jengkol yang sedang disemai.
  • Supaya tidak terlepas, maka sayatan tersebut harus diberi plastik pengikat.
  • Siram secara teratur.
  • Sesudah 3 sampai 4 Minggu, maka lepaskan ikatan plastik yang mengikat pada tempelan batang kemudian gores sedikit pada bagian yang ditempel. Apabila bekas goresan tersebut berwarna hijau, hal itu menandakan bahwa okulasi yang anda lakukan telah berhasil. Akan tetapi apabila goresan tersebut berwarna coklat bahkan hitam itu menunjukkan bahwa okulasi yang anda lakukan gagal
  • Apabila okulasi tersebut berhasil, maka akan muncul tunas yang baru yang terdapat pada bagian batang yang sudah ditempel. Kalau sudah begitu, maka anda dapat memotong daun dan juga batang pada bagian atas bibit tersebut sehingga hanya menyisakan Tunas tadi.
  • Apabila Tunas Sudah tumbuh semakin besar, maka bibit dapat dengan segera dipindahkan pada lahan yang lebih luas supaya dapat tumbuh secara maksimal.
Baca Juga  Cara Memilih Bibit Durian Yang Cepat Berbuah

Penanaman Jengkol

Pohon jengkol memerlukan lahan tanam yang cukup luas dan juga dengan intensitas cahaya matahari yang cukup. Walaupun termasuk sebagai salah satu tanaman yang mudah untuk tumbuh, akan tetapi pohon jengkol akan lebih mudah untuk tumbuh yaitu pada tempat yang berada di dataran rendah.  pada beberapa tempat pohon jengkol bisa tumbuh dengan sangat tinggi bahkan dengan akar yang sangat kuat.

Apabila Anda ingin membudidayakan pohon jengkol, maka ada baiknya jika sebelummelakukan pemindahan bibit dari tempat penyemaian ke lahan, makalah and harus dilubangi terlebih dahulu.  biasanya, lahan dilubangi dengan ukuran yaitu 40 cm X 40 cm dengan mempunyai kedalaman yaitu 40 cm. Lalu Apabila Anda ingin menanam lebih dari satu pohon, maka usahakan agar jarak dari satu pohon dengan pohon yang lainnya sejauh 6 m atau bahkan lebih Hal ini bertujuan

Sebelum melakukan penanaman pohon jengkol maka terlebih dahulu lubang yang telah dibuat harus diisi dengan pupuk kandang dan biarkan selama 3 sampai 4 hari titik pemupukan ini bertujuan untuk memperkaya unsur hara yang terdapat di dalam tanah sehingga nantinya akan mendukung dalam proses pertumbuhan pohon jengkol itu sendiri.

Penanaman yang dilakukan pada lahan terbuka merupakan salah satu hal yang dapat mempengaruhi cepatnya ataupun tidaknya pertumbuhan dari pohon jengkol. Alasannya adalah yaitu karena pohon jengkol membutuhkan tanah Ah yang lembab untuk tumbuh.  Oleh sebab itu banyak petani jengkol yang menanam pohon jengkol ketika awal awal musim penghujan karena itu merupakan waktu dengan tingkat kelembaban tanah yang sangat terjaga.

Perawatan

Sama seperti halnya dengan jenis tanaman yang lainnya, perawatan terhadap pohon jengkol lebih ditekankan pada penyiangan gulma karena gulma bisa menyerap nutrisi yang terdapat di dalam tanah yang tentunya sangat diperlukan oleh pohon jengkol tersebut. Akan tetapi Meskipun begitu tentu saja terdapat perawatan lain yang biasanya dilakukan untuk pohon jengkol yang bertujuan agar dapat mencegah penyebaran penyakit dan juga hama.

Baca Juga  Cara Menanam Jagung

Pada umumnya hama yang sering ditemui pada pohon jengkol adalah semut rangrang, jamur dan juga ulat yang dapat mengganggu pertumbuhan dari daun dan juga buah jengkol. Salah satu cara yang paling ampuh yang dapat dilakukan dalam upaya untuk mencegah semut rangrang membuat sarang pada pohon jengkol yaitu adalah dengan deteksi dini. Apabila sudah terlihat daun yang mulai menggulung dan dikerubuti oleh semut rangrang, maka anda harus dengan segera memotongnya lalu menjauhkannya dari pohon jengkol. Sedangkan untuk jamur dan ulat, Anda dapat mencegahnya dengan melakukan penyemprotan insektisida secara rutin.

Pada masa perawatan, Anda juga dapat memberikan pupuk lanjutan bagi pohon jengkol. Akan tetapi yang perlu diperhatikan bahwa adalah waktupada masa perawatan, Anda juga dapat memberikan pupuk lanjutan bagi pohon jengkol. Akan tetapi yang perlu diperhatikan bahwa adalah waktu pemberian pupuk tersebut.  usahakan agar pemberian pupuk baru bisa dilakukan setelah usia dari tanaman jengkol itu sudah 6 bulan pemberian pupuk tersebut.  usahakan agar pemberian pupuk baru bisa dilakukan setelah usia dari tanaman jengkol itu sudah 6 bulan pada lahan terbuka.

Panen Jengkol

Masa panen yang pertama kali pada pohon jengkol, yaitu pohon jengkol baru akan berbuah pada usia 5 tahun. Padahal ini permasalahan waktu Yang menjadikan banyak orang yang tidak membudidayakan pohon jengkol ini. Akan tetapi Meskipun demikian, terdapat dua cara yang dapat anda lakukan supaya pohon jengkol Anda dapat dipanen lebih cepat. Caranya yaitu adalah antara lain sebagai berikut:

  • Yang pertama adalah menentukan jenis pembibitan. Cara vegetatif atau okulasi diyakini atau dapat dipercaya lebih cepat untuk tumbuh dibandingkan dengan menggunakan cara generatif atau menanam pohon jengkol yang dimulai dari biji.
  • Menentukan waktu tanam, menanam pohon jengkol ketika awal musim hujan dipercaya dapat menjadikan pohon jengkol akan tumbuh secara lebih cepat Apabila dibandingkan dengan pohon jengkol yang tumbuh ketika musim kemarau.
  • Sumber air, pohon jengkol termasuk jenis pohon yang memerlukan air dengan jumlah yang lebih banyak dibandingkan dengan pohon lain untuk bisa tumbuh. Hal itulah mengapa pohon jengkol akan lebih baik jika ditanam di dataran rendah serta akan lebih baik lagi apabila menanami tidak berada jauh dari sumber air seperti sungai atau yang sejenisnya.

Demikianlah pembahasan mengenai Cara Menanam Jengkol Yang dapat anda lakukan jika anda ingin memulai membudidayakan pohon jengkol semoga informasi yang diberikan mudah untuk dipahami dan juga bermanfaat dalam menambah wawasan pengetahuan bagi anda semua Sekian dan terima kasih selamat mencoba.

Panduan Lengkap Cara Menanam Jengkol Agar Cepat Tumbuh Dan Berbuah Lebat Bagi Pemula | Marisa | 4.5
/* */